Islam memandang perlu dan bahkan teramat
penting pada urusan pendidikan, terutama pendidikan Islam. Agama (Islam) itu
adalah nasehat bagi peningkatan iman kepada Allah, kitab-Nya, dan Rasul-Nya,
bagi pemimpin umat Islam dan seluruh kaum muslimin. Kita tahu bahwa Islam adalah bukan agama
munfarid/individual, dimana kita khusyu' beribadah, mendekatkan diri kepada
Allah SWT dengan sebaik-baiknya, sementara orang-orang di sekeliling kita asyik
dengan kemaksiatan dan ketidaktahuan terhadap agama yang dianutnya.
Akan tetapi Islam adalah agama
social/kolektif, dimana ketaatan kita dapat diukur dengan kepedulian kita
terhadap orang lain. Maka kiranya kaum muslimin, baik anggota keluarga maupun
masyarakat, perlu diajak dan diberi pendidikan Islam. Sebab senyatanya bahwa
semua pendidikan hakekatnya adalah pendidikan Islam, semua pelajaran adalah
hakekatnya pelajaran Islam.
Hanya saja kita tidak mungkin menjadikan jin
sebagai objek pendidikan Islam. Dengan kata lain objek pendidikan itu sangat
luas mencakup semua manusia, baik keluarga ataupun masyarakat, muslim ataupun
non-muslim, laki-laki ataupun perempuan, kecuali jin. Itulah yang dalam Al
Quran disebut "peringatan bagi seluruh alam" atau "peringatan
bagi alam semesta". Alam selain manusia dan jin tidak dapat diberi
peringatan, lebih khusus lagi tidak dapat di beri pendidikan.
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang
kongkrit yang paling sempurna akal dan penalarannya, sehingga tidak mungkin
makhluk lain yang tidak memiliki penalaran yang baik, akan menerima Islamic
teaching (ajaran Islam), yang harus menjalankan syariat dan menunaikan amanat
Allah sebagai khalifah fil ardl.


